Hak Suami atas Istri dalam Islam | Menurut Quran dan Sunnah

Dalam Islam, perkawinan sebagai tindakan wajib sangat penting sehingga dinyatakan sebagai setengah dari iman seorang Muslim lajang. Pernikahan adalah salah satu Sunnah yang paling disukai dalam Islam karena Nabi kita tercinta (SAW) juga menikah dan mendorong orang lain untuk melakukannya. Ada banyak ayat di Al-Qur’an yang berhubungan dengan pentingnya Pernikahan dalam Islam. Allah SWT berfirman dalam belajar baca Alquran: “O Manusia memuja Padamu-Tuhan, Yang menciptakanmu dari satu orang, diciptakan dari alam seperti pasangannya, dan dari ini tersebar (seperti biji) pria dan wanita yang tak terhitung jumlahnya. Penghormatan Allah melalui Siapa Anda mengklaim hak-hak timbal balik Anda ”(Al-Quran 4: 1).

belajar baca alquran

Pernikahan adalah tindakan yang menyenangkan Allah SWT karena itu sesuai dengan perintah-perintah-Nya bahwa suami dan istri saling mencintai dan saling membantu untuk melakukan upaya untuk melanjutkan umat manusia dan membesarkan anak-anak mereka untuk menjadi hamba-hamba Allah yang sejati. Allah SWT mendeklarasikan beberapa hak istri dan suami atas satu sama lain yang harus kita penuhi untuk menjalani kehidupan yang bahagia. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa hak suami atas istri menurut Quran dan Sunnah.

belajar baca alquran

Allah SWT mengatakan dalam belajar baca Alquran bahwa setiap pasangan memiliki hak atas yang lain tetapi suami memiliki hak tertentu atas istrinya yang tidak dimiliki olehnya. Dalam belajar baca Alquran Suci disebutkan dalam ayat ini dengan kata-kata: “Dan mereka (wanita) memiliki hak (atas suami mereka sehubungan dengan biaya hidup) yang serupa (bagi mereka dari suami mereka) atas mereka (sehubungan dengan ketaatan dan hormat) untuk apa masuk akal, tetapi laki-laki memiliki gelar (tanggung jawab) atas mereka ”(Al-Quran, 2: 228)

Beberapa hak Suami atas istrinya disebutkan belajar baca alquran di bawah ini:

  • Ini adalah hak fundamental manusia atas istrinya untuk dipatuhi selama perintahnya jangan bertentangan dengan perintah Allah SWT, Rasulullah (SAW) dan ajaran umum Islam.
  • Muslim istri harus melindungi rahasia suaminya, privasinya, kehormatan, dan martabatnya. Nabi Muhammad (SAW) mengatakan dalam salah satu haditsnya: “Sang istri adalah penjaga dari rumah suaminya dan anak-anaknya. “(Al-Bukhari)
  • Ia harus melindungi kekayaannya, anak-anak, keuangan, properti, dan aspek aspek lain miliknya rumah tangga, sebisa mungkin. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “… Jadi benar wanita taat dengan patuh, menjaga dalam [suami] tidak ada apa yang Allah kehendaki mintalah mereka menjaga … ”(Al-Quran, 4:34)

bagi anda yang ingin lebih memperdalam mempelajari alquran ada sebuah metode bernama rubaiyat yang mudah untuk diikuti

  • Muslim istri harus menjaga perilaku yang baik dengan suaminya. Nabi Muhammad (SAW) mengatakan: “Yang terbaik dari wanita Anda adalah yang produktif, yang penuh kasih sayang, yang suci, yang disayangi keluarganya, yang rendah hati kepada suaminya, dibentengi selain dia, dengarkan apa yang dia katakan, dan patuhi perintahnya, tawarkan diri kepadanya ketika sendirian, tapi tidak dengan cara yang tak tahu malu seperti dia. ” Seorang istri harus mematuhi suaminya dan juga memberinya wewenang kepadanya. In Holy Quran, Allah SWT berkata: “Manusia adalah pemelihara perempuan karena Allah memiliki membuat beberapa dari mereka lebih unggul dari yang lain, dan karena mereka menghabiskan harta mereka (untuk dukungan wanita.) ”(Al-Quran, 4:34)
  • Untuk memberikan suasana cinta dan stabilitas untuk suaminya dan dia anak-anak, dia harus menunjukkan kasih sayang dan kebajikan kepada suami dan juga oleh menanamkan suasana rumah dengan perasaan cinta, suka cita, dan kebaikan.
  • Istri harus memberikan perhatian yang tepat pada makeup dan penampilannya, untuk menarik perhatian suami dan menanggapi hasrat seksualnya, karena ini cukup efektif dalam menarik pria kepada istrinya dan memperkuat hubungan cinta di antara mereka. Dia harus memberinya cara menikmati kecantikannya dan memuaskan hasratnya dan Mencegah dia mendapatkan godaan untuk melemparkan dirinya ke dalam perangkap keinginan terlarang. Di Al-Qur’an Suci Allah SWT mengatakan: “Wanita Anda adalah tilt bagi Anda (untuk berkultivasi) jadi pergilah tilt Anda ketika Anda suka dan berbuat baik sebelumnya untuk dirimu dan takut kepada Allah, dan
    tahu bahwa Anda akan (suatu hari) bertemu dengan Dia. Berikan kabar gembira kepada orang percaya, (O Muhammad) ”(Al-Quran 2: 223)
  • Seorang istri seharusnya tidak membiarkan orang lain mengganggu urusan mereka. Seorang istri harus dihindari berbicara tentang urusan rumahnya dan juga tentang hal-hal pribadi yang dia miliki dengan suaminya.
  • Seorang wanita dianjurkan untuk melayani suaminya dalam kebaikan dengan menyiapkan makanan untuk dia dan melakukan tugas rumah tangga lainnya.

Ini adalah beberapa hak suami atas istrinya, ada banyak hak lain yang harus dipenuhi istri untuk menjalani kehidupan pernikahan yang bahagia. Semoga Allah SWT memberi kita kekuatan untuk menjalani hidup kita sesuai dengan Quran dan Sunnah Nabi Muhammad (SAW)! Ameen